by

Miris, Gadis Ini Rela Sekamar dengan Oknum Polisi di Parimo Demi Bebaskan Ayahnya dari Tahanan

PARIMO, PIJARSULAWESI.com – Baru-baru ini, institusi kepolisian dibuat heboh dengan ulah salah seorang oknum Polisi di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).
Oknum Polisi tersebut diduga sekamar dengan seorang gadis berinisial S, yang merupakan anak dari salah seorang tersangka yang saat ini sedang menjalani masa penahanan.
S dijanjikan ayahnya akan dibebaskan dari dalam penjara apabila S bisa memenuhi keinginan oknum Polisi tersebut. Berdasarkan pengakuan S, peristiwa itu terjadi beberapa hari yang lalu di salah satu hotel di Parigi sekitar pukul 14.00 WITA.
Dengan sangat terpaksa S kemudian mengiyakan ajakan oknum Polisi itu demi sang ayah. Namun sampai saat ini, ayahnya masih berada di dalam sel tahanan. Awalnya, S mengaku diajak tidur jika menginginkan uang.
“Awalnya saya datang dengan mama, dia bilang dek kalau mau uang, nanti tidur dengan saya,” ungkap S, sebagaimana dikutip dari Palu Ekspres.
Beberapa pekan setelah itu, oknum Polisi tersebut kembali merayu S dan berjanji akan membantu membebaskan ayahnya, jika mau menerima ajakan tersebut.
“Akhirnya saya mau karena saya pikir papaku mau keluar. Jadi saya mau. Terus dia kasih uang ke saya, dia bilang, ini untuk mama mu, bukan untuk bayar kau,” kata S, saat ditemui sejumlah wartawan.
Ibunda S mengetahui peristiwa yang menimpa putrinya tersebut mengaku sangat terpukul.
“Saya sama sekali tidak tahu kejadiannya seperti ini. Saya tidak terima cara nya pak kapolsek begini, harga dirinya anak ku. Saya orang susah,” kata ibunda S.
Terungkap juga, awal perkenalan S dan oknum Polisi tersebut saat ibunya sering mengantar makanan untuk suaminya di Polsek.
Sementara itu, oknum Polisi berinisial ID saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kamis (14/10/2021), membantah kebenaran pernyataan S. Dia membantah disebut pernah berhubungan badan dengan S.
“Tidak benar itu pak. Memang saya chat dengan dia, hanya sebatas chat. Memang ada mesra sedikit. Tapi kalau dibilang ada perbuatan cabul, itu tidak ada,” jelasnya.
Chat mesra antara keduanya menurut dia, kemungkinan diketahui oleh pacar S.
“Ditahu lah kalau tidak salah sama pacarnya, chat-chat itu, mungkin begitu,” ujarnya.
Oknum Polisi itu, hanya membenarkan kalau dirinya pernah memberi uang kepada S, tetapi bukan di hotel.
“Kalau uang memang betul saya kasih, tapi kejadian bukan di hotel, dia memang minta bantuan,” ucapnya.
Apalagi ketika ditanya soal kebenaran janjinya, agar ayah S akan dibebaskan, ia pun membantah hal tersebut. “Tidak ada itu, saya tahu ayahnya ini memang saya tangani, tapi sudah tuntutan,” ujarnya. pe/mal

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed