by

BI: Pertumbuhan Ekonomi Sulteng Diprediksi Lebih Rendah di Triwulan I 2021

PALU, PIJARSULAWESI.com – Perekonomian Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada triwulan I 2021 diprakirakan tumbuh lebih rendah dari triwulan sebelumnya.
Kepala Perwakilan Wilayah (KPW) Sulteng Bank Indonesia (BI), M. Abdul Majid Ikram mengatakan, perekonomian Sulteng pada awal tahun 2021 diperkirakan tetap tumbuh positif di tengah kondisi pandemi yang masih melanda. Hal ini bisa diliat dari semakin banyaknya pelaku UMKM.
” Pertumbuhan ekspor dan investasi masih akan menjadi pendorong utama ekonomi. Dari sisi konsumsi rumah tangga diperkirakan masih akan mengalami perbaikan secara terbatas mengingat masih meluasnya dampak pandemi Covid-19. Peluang pertumbuhan untuk meningkat lebih tinggi seiring optimisme di bidang penanganan pandemi terutama di bidang medis,” kata Abdul Majid melalui rilis diterima media ini, Rabu (6/1/2021).
Adapun secara tahunan lanjut Abdul Majid, pertumbuhan ekonomi Sulteng pada 2021 diperkirakan lebih tinggi dibanding 2020 seiring dengan potensi mulai dilaksanakannya proses vaksinasi Covid-19, sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi lebih lanjut.
Tekanan inflasi pada triwulan I 2021 diprakirakan masih akan fluktuatif seiring sepanjang tahun 2020 tingkat inflasi cukup rendah. Sesuai dengan pola musiman inflasi, pada triwulan I tekanan inflasi diperkirakan akan menurun terutama tekanan dari harga bahan makan dan harga tiket pesawat. Infasi pada triwulan I 2020 saat itu masih berada pada kisaran 3% ±1% (yoy).
Sementara Kepala Biro Ekonomi Provinsi Sulteng, Rudi Dewanto, berharap pertumbuhan ekonomi bisa meningkat meskipun dalam suasana pandemi. Seeing, kata Rudi, pihaknya mendorong agar tetap dilakukan pelatihan – pelatihan meskipun secara virtual.
” Kita jangan terbelenggu dengan suasana pandemi, usaha mikro tetap harus digalakkan agar masyarakat tetap bisa berjualan meskipun dengan cara online,” kata Rudi. SAH

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed