Layanan KB di Provinsi Lain Menurun, Sulteng Justru Meningkat Saat Pendemi Covid 19

0
21
Maria Ernawati.Foto: Dokumentasi.

PALU,PIJARSULAWESI.com- Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BkkbN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Maria Ernawati mengaku, terjadi peningkatan layanan KB saat pandemi Covid 19 yang terjadi sejak April hingga Oktober 2020.
Bahkan sebut Erna, trend peningkatan layanan KB ini justru naik dari tahun sebelumnya.
“Saya melihat dari trend yang tahun lalu, jadi kita sandingkan antara tahun lalu dengan tahun ini, dengan pandemic ternyata tidak turun, malah bisa meningkat,”ungkap Erna.
Demikian juga jika dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Menurutnya. Dimasa pandemiCovud 19 ini, hampir seluruh provinsi mengalami penurunan pelayanan KB.
Namun di Sulteng, pelayanan malah mengalami peningkatan.
Peningkatan pelayanan KB inipun ujarnya turut mengantar BkkbN Sulteng mendapat penghargaan.
“Kita juara nasional, karena pelayanan KB kita malah meningkat,”sebutnya.
Erna meyakini, hal itu terjadi, karena BKKBN Sulteng memiliki banyak inovasi dan aplikasi  pelayanan KB yang setiap saat bisa diakses masyarakat.
Dalam trend peningkatan pelayanan, BKKBN mencatat jenis KB yang dominan digunakan masyarakat Sulteng yakni, Pil dan suntik. Tetapi, mulai Maret hingga Juni, saat pelaksanaan program pelayanan KB serentak sejuta akseptor.
Masyarakat mulai bergeser ke jenis KB Implan dan susuk KB. Kemudian Tabektomi atau Metode Operasi Wanita (MOW).
“Kita juga dapat juara pelayanan sejuta akseptor. Terbukti bahwa kita memang tidak turun. Kita juara nasional  pelayanan sejuta aseptor. Waktu dilombakan kita secara kuantitas dan kualitas bagus juga,”pungkasnya. SAH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Silahkan masukkan Nama Anda