by

BKKBN Sulteng Sosialisasikan 7 Dimensi Lansia Tangguh

-Palu-17 views

PALU, PIJARSULAWESI. com – Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar sosialisasi 7 Dimensi Lansia Tangguh dan Perawatan Jangka Panjang ( PJP) bagi Lansia di Kampung KB di Kota Palu, Minggu (8/11/2020).
Acara yang dibuka oleh Wakil Gubernur Sulteng Rusli Dg Palabbi mewakili Gubernur Sulteng.
Wakil Gubernur Sulteng, mengatakan, Bina Keluarga Lansia adalah langkah strategis meningkatkan kesehatan lansia.
“Jumlah lansia semakin meningkat, sebagian besar tinggal bersama keluarga, BKL atau Bina Keluarga Lansia dengan sasaran Keluarga lansia dan lansia itu sendiri dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan derajat Kesehatan dan kesejahteraan lansia,” kata Rusli Dg Palabbi.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Maria Ernawati. Foto: istimewa

Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Sulteng, Maria Ernawati mengatakan sosialisasi 7 dimensi lansia tangguh ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga lansia dalam mendampingi maupun merawat lansia melalui materi 7 dimensi Lansia Tangguh dan PJP. Permasalahan lansia adalah permasalahan bersama sehingga membutuhkan sinergi dan kerjasama berbagai pihak.
Turut hadir dalam acara yang diwakili oleh Penjabat Fungsional  Koordinator Bidang KS-PK BKKBN Provinsi Sulteng, Kepala Dinas Kesehatan PPKB & PPPA Kota Palu  dan para peserta diantaranya Keluarga Lansia dan Lansia, PKB/ PLKB, serta Insan GenRe.
Acara yang juga dirangkaikan peresmian PPKS Kencana BKKBN Provinsi Sulteng dan senam lansia.
“Keluarga harus memahami tentang kekhasan pada lansia akibat dari proses penuaan yang terdiri dari 7 dimensi lansia tangguh. Dengan pemahaman yang cukup keluarga akan mampu menerima lansia dengan segala perubahan yang dialami, berisikan secara tepat sehingga lansia lebih bahagia dan sejahtera,” ujarnya.

Tujuh dimensi lansia tangguh terdiri dari dimensi spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, professional dan vokasional, serta lingkungan. Selain pemahaman 7 dimensi lansia Tangguh, keluarga lansia perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi dan merawat lansia terutama lansia yang sudah mengalami ketergantungan, melalui program PJP. 
“Sinergitas dan Kerjasama berbagai instansi maupun Lembaga yang menangani masalah lansia harus terus ditingkatkan agar tepat sasaran dan tidak tumpeng tindih.Tenaga Lapangan PKB/PLKB siap mendukung dan mensukseskan program yang menangani lansia di Kota Palu,” jelasnya.
Ia mengatakan, kader merupakan ujung tombak program di lapangan. Selain itu, dukungan dari masyarakat luas juga diperlukan agar program-program yang menangani persoalan lansia berjalan dengan baik. TP PKK pun siap mendukung Program- program yang menangani lansia bersama para kader, bidan desa, PKB/PLKB maupun tokoh masyarakat melalui berbagai bentuk kegiatan. SAH

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed