China Tawarkan Investasi Pabrik Besi di KEK Palu

0
527
Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menerima Mr. LI, ketua Assosiasi Smelter China bersama rombongan, Selasa 20 Oktober 2020 di ruang kerja gubernur. Foto: Humas Pemprov Sulteng.

PALU, PIJARSULAWESI.com– Ketua Asosiasi Smelter Negara China, Mr Li menawarkan invetasi pabrik besi senilai Rp6 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu Sulteng. Hal ini dikemukakan Mr Li langsung dihadapan Gubernur Sulteng H Longki Djanggola, Selasa (20/10/2020). Mr Li datang bersama Direktur PT Bangun Sulteng, pengelola bisnis KEK Palu, H Mulhanan Tombolotutu.
Mr Li menyebut, potensi yang ada di Sulteng sangat baik. Karena itu ia mengaku jika mendapat dukungan Gubernur Sulteng, pihaknya akan segera membangun pabrik besi di KEK Palu yang diharapkan dapat berproduksi tahun 2021. “Percayalah bapak Gubernur kami sangat serius untuk berinvestasi di Sulteng. Perusahaan kami sudah diakui di Dunia dan sudah bekerjasama dengan Perusahaan besar di Dunia,”katanya.
Gubernur Longki Djanggola berterimakasih atas rencana investasi itu. Longki mengaku sepenuhnya sangat mendukung rencana ini dan akan memudahkan segala proses perizinannya. “Karena KEK Palu ini sudah mendapat pengakuan secara Nasional merupakan KEK terbaik di Indonesia,”kata Longki. Untuk itu pihaknya lanjut Longki akan memberikan kemudahan perijinan untuk berinvesatasi di Sulteng. “Kami berharap semoga pertengahan Tahun 2021 sudah bisa berproduksi,”pungkasnya.
Direktur PT Bangun Palu Sulteng, Mulhanan Tombolotutu mengatakan, animo berinvestasi di KEK Palu sangat tinggi. Karenanya hingga saat ini luas area KEK sudah mencapai 1500 Ha yang ada telah habis terpakai. “Rencana pembangunan pabrik besi di KEK oleh Mr. Li akan terus kita dorong untuk lebih cepat berproduksi,”katanya. (Humas)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Silahkan masukkan Nama Anda