Kedapatan Bawa Sabu, Dua Warga Palu Ditangkap Polisi di Touna

0
85

Kapolres Touna AKBP Alfred Ramses Sianipar didampingi KBO Narkoba dan Kasubag Humas Iptu Tryanto pada saat konfrensi pers di Rupatama Polres Touna, Kamis (15/10/2020). Foto: Yahya Pahami

TOUNA, PIJARSULAWESI.com- Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Tojo Una-Una (Touna) berhasil menangkap pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika berinsial A (36) warga Jalan Banteng Blok 1 No. 14 Palu, Kelurahan Birobuli, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu dan H (41) warga Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.
“Pelaku A ditangkap oleh tim Satnarkoba Polres Touna di depan Penginapan Carisa, Kelurahan Ampana Kota, Kabupaten Touna pada hari Kamis 13 Agustus 2020,” kata Kapolres Touna AKBP Alfred Ramses Sianipar didampingi KBO Narkoba dan Kasubag Humas Iptu Tryanto pada saat konfrensi pers di Rupatama Polres Touna, Kamis (15/10/2020).
Kapolres mengatakan, pelaku A berperan menjadi pemilik dan penyedia 3 paket narkotika jenis sabu, kemudian menyimpan dan atau menyembunyikannya di dalam pembungkus rokok Clas Mild di dalam dasbor bawah setir mobil Avanza hitam dengan No Pol: DN 1499 DB pada saat tim melakukan penggeledahan terhadap pelaku.
“Pada saat tim Satnarkoba Polres Touna melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku disaksikan oleh masyarakat setempat di depan Penginapan Carisa Ampana,” ujar Kapolres.
Setelah itu katanya, tim Satnarkoba langsung membawa pelaku ke kantor BNNK Touna untuk dilakukan tes urine dan hasilnya dinyatakan positif Methampetamin.
“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku A yakni penyedia 3 paket narkotika jenis sabu dengan berat 2,90 gram, 1 buah pembungkus rokok merek Clas Maild warna putih, 1 buah sendok terbuat dari pipet, 1 unit mobil Avanza hitam dengan No Pol: DN 1499 DB, 1 buah kunci mobil, 1 buah STNK dan 1 buah hendpone merk Aldo warna orange,” lanjutnya.
Tersangka A, kata Kapolres, disangkakan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotikan Pasal 112 Ayat (1).
“Jadi pasal 112 Ayat (1) berbunyi setiap orang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotikan golongan 1 bukan tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 Juta dan paling banyak Rp. 8 Milyar,” jelasnya.
Sementara pelaku H, tambah Kapolres, ditangkap oleh tim Satnarkoba di Penginapan Nabula kamar nomor 05, jalan Tanjung Api Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna pada Selasa 25 Agustus 2020 sekitar pukul 19.30 Wita yang disaksikan warga setempat.
“Dari tangan pelaku diamankan 4 paket narkotika jenis sabu dengan berat 1,82 gram, 1 buah alat hisap sabu (Bong), 1 buah korek api gas dan1 buah kaos kaki. Pelaku disangkakan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotikan Pasal 112 Ayat (1) dan atau Pasal 127 Ayat (1) huruf a,” tambahnya.YYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Silahkan masukkan Nama Anda