Terlibat Kasus Pencurian Emas, Pasutri Asal Bunta Dibekuk Polisi

0
79

Kapolres Touna, AKBP Alfred Ramses Sianipar didampingi Kasat Reskrim Iptu Tonny Lantja dan Kasubag Humas Iptu Tryanto pada saat konfrensi pers di Rupatama Polres Touna, Kamis (15/10/2020). Foto: Yahya Lahamu

TOUNA, PIJARSULAWESI.com- RL dan AHU pasangan suami istri (Pasutri) asal Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai dibekuk Satreskerim Polres Tojo Una-Una (Touna) karena terlibat kasus tindak pidana pencurian emas Bulan Juli-Agustus 2020.
Hal itu disampaikan Kapolres Touna, AKBP Alfred Ramses Sianipar didampingi Kasat Reskrim Iptu Tonny Lantja dan Kasubag Humas Iptu Tryanto pada saat konfrensi pers di Rupatama Polres Touna, Kamis (15/10/2020).
Kapolres mengatakan, penanganan kasus tindak pidana pencurian ini berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP-B/83/VIII/2020/Sulteng/Res Touna, Surat perintah penyidikan nomor : SP.Dik/49/VIII/2020/Reskrim, tanggal 19 Agustus 2020 dan Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan nomor : SPDP/30/VIII/2020/Reskrim, tanggal 25 Agustus 2020.
“Dalam penganan kasus ini penyidik mengumpulkan alat bukti berupa keterangan saksi, keterangan dari tersangka dan keterangan lain,” ujarnya.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah cincin polos ditaksir perhiasan emas 14 karat dengan berat 1.0 gram yang menjadi barang jaminan di pegadaian UPC Bunta dengan nomor register 11820-20-01-001833-7, 1 buah cincin polos ditaksir perhiasan emas 14 karat dengan berat 1.0 gram yang menjadi barang jaminan di pegadaian UPC Bunta dengan nomor register 11820-20-01-001880-8, 1 buah cincin emas dengan berat 2 gram. Selanjutnya, 2 buah sepeker merek ACR, 1 buah senter kepala merk himitsu, 1 buah boneka doraemon warna biru, 2 buah perhiasan kalung titanium, 2 buah perhiasan cincin titanium, 1 pasang perhiasan anting emas, 1 buah dompet warna ungu gambar animasi disney frozen, 1 buah dos kecil warna merah putih tempat penyimpanan perhiasan emas.
Kapolres menambahkan, untuk pelaku AHU dipersangkakan dengan Pasal 362 KUHPidana Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.
“Sementara untuk pelaku RL dipersangkakan dengan Pasal 362 KUHPidana Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana,” tambah Kapolres.
Kapolres mengungkapkan, bahwa saat ini penanganan perkara kedua tersangka telah dilakukan penyerahan berkas perkara (Tahap I) ke Jaksa Penuntut Umum tanggal 24 September 2020.
“Jadi untuk penanganan kasus tindak pidana pencurian ini, masih menunggu hasil penilitian berkas perkara dari jaksa penuntut umum,” ungkapnya.YYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Silahkan masukkan Nama Anda