Visi Misi Ormas Islam Harus Berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila

0
191

SILATURAHMI: Ketua PW Darud Dakwah Wal-irsyad (DDI) & Ketua LP2M IAIN Palu Prof Dr.H.M.Asy’ari,.M.Ag saat bertemu dengan Wakil Menteri Agama RI H. Zainut Tauhid Sa’adi,M.Si. Foto: ISTIMEWA

PIJARSULAWESI.com – Kegiatan silaturahmi Wakil Menteri Agama RI bersama ASN Kementerian Agama dan tokoh agama di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (17/12/2019) lalu, menjadi yang bermakna bagi Ketua PW Darud Dakwah Wal-irsyad, Prof Dr. H. M.Asy’ari,.MAg. Karena ia didaulat membacakan doa mewakili MUI Sulteng di tengah para tokoh yang hadir.

Setelah kegiatan tersebut, Prof Asy’ari selain Ketua DDI juga Ketua LP2M IAIN Palu itu berkesempatan bertemu berdua dengan Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi MSi di ruangan Hotel Santika Palu.

Dalam pertemuan empat mata itu berbincang tentang bagaimana strategi ormas Islam, yang sekiranya dapat menyatukan visi misi keagamaan harus selalu berdasarkan UUD 1945 dan berasaskan Pancasila.
“Dengan hal itu akan bisa menetralisir radikalisme ke arah moderasi beragama,” kata Drs.H. Zainut Tauhid Sa’adi,M.Si.

Tokoh-tokoh agama kata Zainut Tauhid, seyogyanya bersatu selalu bersinergi tidak boleh saling menyalahkan. Ormas mampu besar jika didukung oleh ormas lainnya. Jika ormas itu mampu mengapreasi ormas lain, kata Zainut, itu menunjukkan ormas yang sudah matang.

“Ormas yang gagal jika hanya hidup dan besar dalam kelompoknya,” sebutnya.

Wamenag dalam sambutannya juga di silaturahmi itu menyebutkan bahwa moderasi beragama harus diwujudkan dan dimaksimalkan di era global dalam menyahuti era melenial berdasarkan UUD 1945 dan berasaskan Pancasila.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulteng Dr. H. Rusman Langke mengimbau agar ormas Islam bisa eksis jika selalu memahami norma dengan motto “Nosarara Nosabatutu”.

Dalam kegiatan itu, perwakilan PW DDI juga turut hadir yaitu, Dr.K.H.Ahmad Sehri,Lc,MA. (acm/*/pijarsulawesi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Silahkan masukkan Nama Anda