Lagi, Resnarkoba Polres Palu Gerebek Sabu di Tatanga, 9 Orang diamankan

0
731

Barang bukti yang diamankan pada saat penggerebekan di Tatanga Kota Palu. Foto: Istimewa

PIJARSULAWESI.Com – Jajaran Kepolisian yang tergabung dari Polres Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polres Nunukan, Kalimantan Utara, menggerebek zona narkoba di wilayah Kecamatan Tatanga, tepatnya dibilangan Jalan Baligau Kota Palu, Palu Selatan.

“Penggerebekan oleh aparat gabungan dari Satnarkoba Polres Nunukan, Satnarkoba Polres Palu dan Satreskrim Polres Palu itu dilakukan pada Selasa, 16 Juli pagi tadi, sekitar pukul 06.00 Wita,” kata Kapolres Palu melalui, Kasat Narkoba Polres Palu, IPTU Stefanus Sanam, SH, saat diwawancarai di ruang kerjanya Selasa, (16/7/2019) siang.

IPTU Stefanus mengungkapkan 9 orang yang diamankan, yakni inisial, GG (20), EG (21), DT (17), RE (20), MA (22), WP (20), D (17), DY (17), I (20) berumur dibawa 30 tahun, dan satu diantaranya berumur belasan atau masih 17 tahun.

Sedangkan, kata dia, barang bukti yang diamankan itu, sabu-sabu seberat 29 gram, bong, timbangan, handpone, plastik clip, pipet, dan barang-barang lain yang bersangkutan dengan narkoba, serta sajam jenis parang. 

“Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan peredaran narkoba dari wilayah Kaltim dimana di-backup oleh Satreskrim Polres Palu. Dan, informasi masyarakat sering terjadi peredaran narkoba dan sering menggunakan narkotika,” ungkap Stefanus.

Kasat Narkoba menjelaskan, dalam penggerebekan tersebut terdengar suara tembakan hingga pukulan tiang listrik. Dan aparat gabungan juga dilempari batu oleh warga hingga dikejar dengan menggunakan parang. Sedangkan, satu unit mobil polisi rusak ringan dalam penggerebekan kampung narkoba tersebut.

Berikut Barang Bukti (Babuk) yang berhasil disita, 8 (delapan) paket sabu 29 gram bruto, 3 (tiga) buah bong lengkap satu. Diantaranya terdapat sisa shabu. kemudian 5 (lima) unit Hp ,1 (satu) buah kotak kecil warna silver,2 (dua) buah timbangan digital, 9 (sembilan) buah korek api gas, 2 (dua) buah dompet dan 1 (satu) pak plastik klip.

Untuk babuk uang tunai pecahan Rp 100.000 ,59 lembar (Rp. 5.900.000, Uang tunai pecahan 50.000, Rp 75 lembar Rp. 3.750.000,Rp 20.000, 21 lembar (Rp. 420.000, Rp 10.000, Rp. 170.000, Rp 5.000 ,dan 8 Lembar Rp. 40.000.

“Saat ini masih kita dalami penyidikan, dan pengembangan, apakah mereka ini pengedar, pengguna distributor, ataupun kurir. Inilah yang masih kita telusuri,” tegasnya.

Diakhir pengungkapan kasus, tersangka dan babuk diamankan di Sat Resnarkoba dan dilanjutkan penyidikan, untuk pasal yang disangkakan Pasal 112 (2) 114 (2), 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman 5 sampai 20 Tahun penjara.BIM

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Silahkan masukkan Nama Anda